Laptop Tidak Pernah Dimatikan, Apakah Bisa Rusak?

Sebenarnya judul di atas masih kurang lengkap sehingga maksudnya belum tersampaikan.
Jadi begini :
" Apakah laptop yang tidak pernah dimatikan ( shutdown ) tetapi laptop hanya sleep saja, atau langsung menutup casing laptop tanpa shut down terlebih dahulu, akankah membuat laptop menjadi rusak? "


Ada sebagian orang yang memperlakukan laptopnya seperti itu. Jadi tanpa mematikan, laptop ditinggal begitu saja atau langsung dimasukkan ke dalam tas berjam-jam bahkan berhari-hari. Lalu ketika akan menggunakan laptop langsung dapat  meneruskan aplikasi apa yang terakhir kali dioperasikan. Memang hal ini menjadi lebih gampang dan laptop lebih cepat start up.

Tetapi mungkin ada yang mempertanyakan, apakah tindakan tersebut membuat laptop jadi cepat rusak ?

(1) Hardware laptop dan system windows memungkinkan untuk memperlakukan laptop seperti itu, maka ada pilihan sleep, dan hardware berhenti bekerja.

(2) Tetapi yang perlu diwaspadai adalah kemampuan baterai laptop.
Selama kondisi sleep, laptop tetap memerlukan daya listrik namun sangat kecil. Nah, bila saja selama sleep baterai masih mampu memberi pasokan setrum listrik maka laptop tetap aman, tak bermasalah.

(3) Lain halnya bila kondisi baterai  tidak bagus atau baterai masih bagus tapi terakhir menggunakan laptop kondisi baterai low atau mau habis tinggal beberapa persen.  Ketika dinyalakan tanpa charger ternyata laptop tidak mau menyala, berarti setrum baterai telah habis selama sleep. Berarti pula memulai windows dari awal start. Apalagi bagi yang baterainya sudah rusak.
Kalau ini terjadi, bisa merusak laptop. Yaitu kerusakan software ( ketika mau masuk windows jadi error ) atau hardware ( sering mati mendadak bisa merusak hardisk )

(4) Kecuali bila laptop tetap dalam kondisi dicharge terus-menerus, dan tidak pernah mengalami pemadaman listrik PLN. Kondisi sleep tidak mengapa.

Cara Agar Laptop Tidak Cepat Panas

Ada sebagian orang yang kurang memperhatikan terhadap laptopnya sehingga tanpa disadari laptop menjadi panas tidak normal. Padahal kondisi laptop yang terlalu panas bisa fatal lho, laptop bisa hang dan bila melewati ambang batas temperatur bisa mati mendadak.
Dan apa akibat laptop sering mati mendadak ? Minimal file windows menjadi error dan laptop tidak bisa tampil windows. Bahkan bila laptop mati mendadak bisa merusak hardisk. Nah, kalau rusak hardisknya maka membutuhkan biaya mahal.

Oleh karena itu tindakan pencegahan adalah sangat penting agar laptop tetap awet sepanjang masa. Cara untuk menghindari laptop agar tidak panas :
  • Meletakkan laptop pada permukaan yang datar. Sirkulasi laptop hampir semuanya melalui bagian bawah casing, oleh karena itu gunakan  permukaan  datar, misalnya meja
  • Hindari menggunakan laptop di atas kasur, sofa , dan di pangkuan. Karena tindakan ini menghambat sirkulasi udara.
  • Ingat, hampir semua tipe laptop, sirkulasi udaranya yaitu mengambil angin dari casing bawah lalu diteruskan ke bagian samping laptop.  Bagian bawah laptop dibuat lubang-lubang jendela agar proses ini berjalan baik.
  • Bila perlu, gunakan kipas / fan tambahan seperti yang banyak dijual di toko accessories komputer
  • Lakukan pembersihan kipas laptop dan pengantian thermal grease (yaitu pasta penghantar panas, dipakai pada permukaan  processor dan VGA ) secara berkala,  misalnya setahun sekali. Tetapi ini harus dilakukan oleh teknisi berpengalaman.
Kipas tambahan untuk laptop

Bila semua prosedur diatas dijalankan, maka laptop tidak akan 'kepanasan' dan keawetan selalu terjaga.